Jumat, 14 April 2017

Konfigurasi Mail Server di Windows 2012 R2

Konfigurasi Mail Server di Windows 2012 R2
Pada postingan saya akan membahas bagaimana cara untuk mengkonfigurasi Mail Server pada Windows Server  2012 . 
Mail server adalah server yang memungkinkan pengguna (user) untuk dapat mengirim dan menerima surat elektronik  atau e-mail satu sama lain dalam stu jaringan atau dengan internet.

1. Tambahkan dahulu fitur DNS dan Web Server (IIS).

2. Tambahkan juga fitur Telnet Client.

3. Ceklis Management Tools dan lain-lainnya yang berbubungan dengan managmnt tools . 

4. Klik Tools > DNS, 

5.  Kemudian tambahkan DNS untuk mail dan www.. 

6. Tes koneksi denagn ping ke mail.



  • INSTALL .NET FRAMEWORK 3.5


1. Mount CD Windows Server 2012.iso

2. Selanjutnya buka CMD>Command Prompt>Run as administrator .

3. Selanjutnya masuk ke direktori " cd C:\Windows\System32 " .

4. Selanjutnya instal  .net framework dengan mengetikan perintah " Dism.exe /online /enable-feature /featurename:NetFX3 /All /Source:D:\sources\sxs /Limitaccess.

5. Dan cek apakah sudah berhasil terinstal atau belum . Jika sudah seperti gambar dibawah ini berarti .NET Framework sudah berhasil terinstal . 


  • INSTALL WAMPSERVER 2.5
1. Unutk menginstal klik "Next" .


2. Selanjutnya pilih "I accept the agreement" .

3. Selanjutnya pilih lokasi untuk menginstaal wamp servernya . Jika sudah klik "Next" .

4. Selanjutnya untuk membuat icon wamp server ada server, beri tanda ceklis pada "create a quick launch icon" dan "create a desktop icon" .

5. Klik "Install" .

6.  Tunggu hingga proses menginstal selesai .

7. Selanjutnya pilih web browser yang akan digunakan , pilih Internet Explorer .

8. Maka terjadi permasalahan dengan web browser, klik "Ok" karena nanti program MSVCR110 akan dicopy.

9. Berikut ini adalah tahap php mail parameters , pada bagian ini klik "Next" .

10. Klik "Finish" dan WampServer sudah berhasil tersimpan .



  • INSTALL HMAILSERVER 
1. Klik "Next" .


2. Pilih "I accept the agreement" .

3. Pilih lokasi unutk menginstal Hmailserver nya.

4. Selanjutnya pilih komponen yang akn diinstal .Jika sudah klik "Next" .

5. Selanjutnya pilih tipe database servernya . Kita pilih saja "Use external database engine" .

6. Pilih start menu folder. Jika sudah klik "Next" .

. 7. Untuk memberikan keamanan pada hmailserver nya , kita bisa masukkan password .

8. Klik "Install" .

9.  Masukkan password yang telah dibuat tadi .

10. Selanjutnya adalah membuat database . Untuk membuatnya, klik "Next" .

11. Selanjutnya pilih "Create a new hMailServer database" .

12. Pilih tipe database "MySQL" .

13. Masukkan nama database dan IP. Disini saya menggunakan IP Server windows server yaitu 192.168.43.131 . Yang lainnya biarkan saja default . 

14. Selanjutnya pilih service wampserver .

15. Tulisan seperti pada kolom merah itu tandanya ekstensi libmysql.dll tidak ada di folder hMailServer\Bin.

16. Copy kan ekstensi "libmysql.dll" ke direktori hMailServer>Bin.

17. Dan selesai , kita bisa langsung klik close .

18.  Klik "Connect" .

19. Masukkan password yang telah dibuat sebelumnya .

20. Selanjutnya adalah menanbahkan domain, klik "Add domain" .

21. Tambahkan nama domain yang kita miliki . Jika sudah klik "Save" .

22. Selanjutnya tambahkan account di domain kita , klik "Accounts>Add" .

23. Akun pertama : Isi address dan juga password, jika sudah klik "Save".

24. Akun kedua : Isi address dan juga password, jika sudah klik "Save".

25. Tambahkan nama mail pada SMTP  dan localhost sesuaikan dengan nama PC.

26.  Buka list "RFC Compline" centang seperti pada gambar dibawah ini, jika sudah klik "Save" .

27. Selanjutnya , non aktifkan "Auto-ban" dengan cara unceklis pada "Enable" .

28. Klik "Advanced>Ip Ranges>My computer". Isi sesuai dengan gambar dibawah ini .

29. Klik Advanced>Ip Ranges>Internet . Isi sesuai dengan gambar dibawah ini .

30 . Klik "Utilities>MX-query" tambahkan nama domain yang digunakan.


  • MENGGUNAKAN POWERSHELL
1. Pertama-tama uji coba pengiriman telnet dengan menggunakan port 25 . 


2. Tes pengiriman ke akun "Siregar" .

3. Cek email yang masuk ke akun "Siregar" dengan menggunkan telnet port 110 .

4. Dan gambar dibawah ini adalah hasil pengiriman email di akun "Siregar" .

5. Selanjutnya cek port yang sudah digunakan dengan "pscan24" . Berikut adalah hasilnya .

  • MENGGUNAKAN THUNDERBIRD
1. Instal Thunderbird . Pilih "Standar" . 


2. Pilih lokasi penginstalan Thunderbird, jika sudah klik "Pasang" .

3. Pada tahap ini klik "Lewati saja dan ...." .

4. Akun pertama : buat akan sesuai dengan aku yang telah kita buat pada tahap sebelumnya dan masukkan juga password yang sama . 

5. Klik "IMAP" yang digunakan untuk mengirim email.

6. Beri tanda ceklis pada "Saya memahami risikonya" .

7. Tes pengiriman ke akun sendiri ( dari akun samsinar ke akun samsinar) .

8.  Cek email yang masuk .

9. Selanjutnya tambahkan akun baru dengan cara klik "Options>Account Settings" .

10. Pada bagian bawah pojok kiri bawah klik "Tambah akun>Tambahkan Akun Email" .

11. Akun kedua : buat akan sesuai dengan aku yang telah kita buat pada tahap sebelumnya dan masukkan juga password yang sama . 

12. Klik "IMAP" yang digunakan untuk mengirim email.

13. Beri tanda ceklis pada "Saya memahami risikonya" .

14. Kirim email ke akun siregar ( dari akun samsinar ke akun siregar) .

15. Cek email yang masuk di akun siregar .

16. Sekarng kita akan mengirimkan balasan ke akun samsinar ( balasan dari akun siregar ke akun samsinar) .

17. Cek email yang masuk di akun samsinar .



  • MENGGUNAKAN SQUIRREMAIL
1. Pertama-tama instal terlebih dahulu "XAMPP", kemudian pada bagian "Apache" klik "Config > Apache (https.conf)" .


2. Selanjutnya ubah "Listen 80" menjadi "Listen 8080" .

3. Pada bagian "Apache" klik "config > Apache (http-ssl.conf) .

4. Selanjutnya ubah "Listen 443" menjadi "Listen 4433" .

5.  Pada "MySQL" klik "Config > my.ini" .

6. Selanjutnya ubah port "3306" menjadi "33060" .

7. Start "Apche" dan "MySQL".

8. Karena kita akan menggunakan Squirrelmail, maka dari itu copykan Squirrelmail ke "xampp > htdocs" .

9. Selanjutnya ubah "config-default.php" menjadi "config.php" .

10. Isi "org_name" dengan nama domain.

11.  Isi "provider_name" dengan nama domain.

12. Isi "domain dengan" nama domain.

13. Isi "imapServerAddress" dengan IP server .

14. Isi "imap_server_type" dengan "hmailserver" .

15. "Isi smpt_auth_mech" dengan "login" .

16. Selanjutnya buat folder mail pada " C:\ ".

17. Buat folder "attachment " dan folder "data" di dalam folder "mail" .

18. Isi "data_dir" dengan letak folder data.

19. Isi "attachment_dir" dengan letak folder attachment.

20. Selanjutnya buka Internet Explorer dan ketik "http://127.0.0.1:8080/squirrelmail/src/login.php" .

21. Coba masuk dengan menggunakan akun "Samsinar" masukkan juga passwordnya .

22. Selanjutnya klik "compose" untuk mengirim email.

23. Kirim email ke akun "Siregar" .

24. Selanjutnya masuk ke akun "Siregar" untuk melihat email yg masuk .

25. Pada inbox maka aka ada email masuk dari akun "Samsinar" .

26. Kirim email ke akun "Samsinar" .

27. Selanjutnya masuk ke akun "Samsinar" untuk melihat email yg masuk . Maka akan ada email yang masuk dari akun Siregar .


Konfigurasi selesai . 
SSelamat mencoba dan semoga bermanfaat . 


Konfigurasi Backup System State Data Web pada Windows Server 2012 R2

Konfigurasi Backup System State Data Web pada Windows Server 2012 R2

Pada postingan kali ini akan mambhasa bagaimana cara Konfigurasi Backup System State Data Web pada Windows Server 2012 R2 .
Berikut adalah cara konfigurasinya :

1. Pertama-tama klik "Tools" .

2. Ketika menu Tools sudah muncul, pilih "Windows Server Backup" .

3. Selanjutnya pilih "Local Backup" dan jika kita ingin melakukan backup hanya sekali , kita bisa lanngsung klik "Backup Once" . 

4. Selanjutnya pilih "Different Options" , kemudian klik "Next" .

5. Selanjutnya pilih "Custom" unutk memilih folder apa yag ingin di backup .

6. Klik " inetpub>Share With> Specfic people " unutk mengatur permission .

7. Kemudian pilih "Administrator" lalu klik "Share" .

8. Dan folder ini adalah folder yang kan dishare . Disini kita bisa langsung klik "Done" .

9. Selanjtnya pilih folder yang akan kita backup . Dengan cara klik "Add Items" .

10.  Kemudian cari dimana lokasi folder yang ingin kita backup . Jika sudah ketemu klik "OK" .

11. Jika sudah selesai memilih folder yang kan dibackup , klik "Next" .

12. Kemudian pilih "Remote Share Folder" untuk memilih letak backup folder yang kan dilakukan .

13. Pilh lokasi tempat backupnya , kemudian pilih "Inherit" .

14. Gambar ini merupakan konfirmasi dari folder yang akan dibackup. Dan unutk membackup, klik "Backup" . 

15. Proses backup sedang berlangsung . Tunggu hingga selesai .

16. Proses backup telah selesai dan ditandai oleh Status "Completed" .

17. Lihat pemberitahuan mengenai folder yang telah selesai di backup pada "Local Backup" . 

18. Berikut adalah infomasi folder yang telah selesai dibackup .


Konfigurasi Selesai.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat . 

Kamis, 13 April 2017

Konfigurasi Internet Access Mikrotik

Konfigurasi Internet Access Mikrotik

postingan kali ini berisikan menganai cara bagaimana Konfigurasi Internet Access Mikrotik . Berikut adalah langkah-langkah konfigurasinya . 

1. Pertama-tama kita setting IP Addressnya . Klik IP > Addresses . 

2. Lalu tambahkan ip untuk ether1 .

3. Lalu tambahkan ip untuk wlan1.

4. Setelah disimpan maka wlan akan berwarna merah karena interface wlan belum diaktifkan.

5. Selanjutnya aktifkan wlan1 , untuk mengkatifkannya klik Interfaces kemudian klik "wlan" dan klik tanda centang . 

6. Kemudian kita lihat lagi di tabel addresses dan warna merahnya sudah menghilang karena wlannya telah kita aktifkan . 

7.  Selanjutnya kita konfigurasi DHCP Client, untuk konfigurasi lakukan dengan cara klik "Tab IP > DHCP Client" . Tetapi lihat terlebih dahulu pada "Bridge" portnya masih ada atau tidak Interface Wlan nya jika ada hapus terlebih dahulu Interface Wlan nya.

8. Selanjutnya klik tambah (+) pada tabel wireless lalu isikan nama untuk security profilenya lalu password untuk wifinya. Password yang ditambahkan ini harus sesuai dengan password hotspot yang akan kita gunakan pada tugas ini . 

9. Pada tahap ini adalah konfigurasi interface wlannya. Masukan Security Profile nya yang telah kita buat tadi, lalu klik Scan untuk mencari wifi yang akan kita gunakan untuk router supaya terhubung ke internet. 

10. Kemudian cari wifi yang kita gunakan, selanjutnya klik "Connect" . 

11. Selanjutnya unutk mengkonfigurasi firewall kita bisa langsung klik "IP>Firewall" . 

12. Untuk menambahkan firewall NAT klik "(+) > NAT > Chain : Scrnat > Out Interfaces : Wlan1 .
Keterangan : 
  • NAT :  suatu metode untuk menghubungkan lebih dari 1 (satu) komputer ke dalam jaringan internet dengan menggunakan 1 (satu) alamat IP Address.
  • Srcnat (Source NAT) : pengalihan dijalankan untuk paket data yang berasal dari jaringan nat.
  • NAT dapat merubah alamat IP asal paket dari jaringan nat dengan alamat IP umum. Source NAT senantiasa dikerjakan sesudah routing saat sebelum paket keluar menuju jaringan. 
  • Out interface : kenapa Wlan1 karena Interface yang mengarah Langsung ke Internet adalah Interface Wlan1 tersebut.

13. Pada tab "Action" kita pilih "Masquerade". Masquerade yang akan membuat IP address mengirim pada setiap paket data yang keluar dari router mikrotik akan menggunakan IP Address Publik.

14. Setelah itu kita akan mnambahkan DNS dengan cara klik "IP > DNS' . Pada "Allow Remote Requests" kita beri tanda ceklis supaya DNS terisi secara "dynamic/otomatis" .

15. Selanjutnya kita akan mnegkonfigurasi clientnya . Caranya adalah : konfigurasi IP Addressnya secara Static agar nantinya bisa terhubung dengan router maupun internet.

  • Address : Isikan IP satu network dengan ether2
  • Netmask : Subnet mask pada ether2
  • Gatteway : Isikan ip address ether2
  • DNS Server : Isikan ip dns pada mikrotik


16 . Selanjutnya kita akan tes ping "Google.com" menggunakan terminal guna unutk mengetahui apakah sudah terhubung internt atau belum . 


Konfigurasi selesai .
Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat .